Bismillahirohmanirrohim…
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh…
Berikut ini saya akan bagikan bagaimana cara menjual produk kaos melalui Facebook Ads, dari gimana split test awal sampai menentukan winningnya. Cara ini bisa temen-temen gunakan baik untuk market lokal maupun untuk market luar juga bisa.
Kalau untuk lokal, saya gunakan untuk promosi produk Blazbluz –> http://bit.ly/2c5ylcb . Ini produk punya temen2 saya, Om Moch Fery Firmansyah, om Ajay. Mainkan aja, ini Teespring rasa Indonesia hehehe… Ini linknya ya : http://bit.ly/2c5ylcb
Ok kita mulai ya… Udah siap? 😀
Baca sampai habis ya 🙂

Tahap 1 : Menyiapkan Desain

Buatlah beberapa desain untuk satu niche, bisa dengan 1 master desain dibuat dalam beberapa detail desain, bisa juga dengan 1 master desain untuk beberapa jenis baju.
Misalkan :
  • Kita punya master desain tentang alumni Universitas A, yang tulisannya “Keluarga Besar Universitas A
  • Buat beberapa desain yang mengambil tema tulisan diatas. Paling gak ada 3 desain berbeda buat.

Tahap 2 : Menentukan Target Iklan

  • Dari master desain yang kita tentukan, kita bisa menentukan Interest dan Demografi dari target yang jualan kaos kita.
  • Untuk penentuan Interest, bisa diliat disini caranya -> http://bit.ly/1Sd7YP0
  • Untuk penentuan Demografi, bisa diliat disini -> http://bit.ly/1QdNp2F

Tahap 3 : Proses Seleksi Desain

  • Dari beberapa desain yang telah kita siapkan, sekarang kita buatkan 1 status di Fan Page dalam bentuk Album. Masukkan semua gambarnya ke dalam album tersebut.
  • Untuk adcopy status Album tersebut, kita buat global untuk seluruh desain yang ada. Contoh : “Anda lulusan Universitas A? Ada kabar gembira dari kita untuk kita sebagai sesama lulusan Universitas A. Kita akan membuat desain kaos yang menunjukkan kita sebagai bagian dari Keluarga Besar Universitas A. Untuk itu, kita perlu bantuan temen-temen dalam survey mana desain yang paling banyak disukai. Caranya, silahkan temen-temen klik gambar desain yang temen-temen sukai. Klik Like/Sukai digambar tersebut lalu klik link yang disedikan (jika ada). Boleh di share, atau tag temen kamu yang juga lulusan Universitas A”
  • Untuk masing-masing gambar desain, kita masukkan keterangan dari desain tersebut beserta link produknya (jika ada).
  • Kalau untuk market lokal, jangan lupa sisipkan no kontak Cs baik BB / WA / SMS / Line
  • Lalu iklankan status album itu dengan objective ads PPE (Page Post Engagement).
  • Lalu liat mana desain yang paling banyak diminati. Ambil 2 desain yang terbanyak minatnya.

Tahap 4 : Fokus Desain Paling Banyak Diminati

  • Setelah mendapatkan desain yang paling banyak diminati, saatnya kita fokus dengan desain-desain tersebut.
  • Buat desain kaos itu dalam beberapa mockup kaos, seperti kaos lengan pendek untuk cewek, lengan pendek untuk cowok, lengan panjang untuk cewek, lengan panjang untuk cowok, atau hodie untuk cewek dan cowok.
  • Satukan mockup kaos untuk cewek dalam 1 gambar, satukan mockup kaos untuk cowok dalam 1 gambar, nantinya kedua gambar itu akan kita iklankan sesuai target jenis kelaminnya.
  • Buat 1 status di FP untuk gambar mockup dengan target cewek, dan buat 1 status lagi untuk gambar mockup dengan target cowok.
  • Iklankan kedua status tersebut dengan menggunakan jenis iklan PPE dengan menargetkan jenis kelamin yang sesuai dengan statusnya.
  • Untuk info, di Blazbluz sekarang masih belum bisa additional desain dalam 1 campaign (1 campaign berisi desain untuk bebarapa jenis baju, baik kaos ataupun hodie). Maka karena dalam 1 gambar iklan ada 2 jenis baju, kaos lengan pendek dan kaos lengan panjang, maka dibagian status dikasih tau link untuk membeli kaos lengan pendek dan link untuk membeli kaos lengan panjang.
  • Karena ini iklannya PPE, jadi kita tidak tau mana yang terjadi konversi. Maka yang kita liat adalah mana status iklan yang paling banyak interaksinya, terutama yang minat akan desain baju tersebut.

Tahap 5 : Fokus Target yang Interaksinya Bagus

  • Setelah mendapatkan target jenis kelamin yang paling banyak interaksi yang dihasilkan, sekarang kita fokuskan iklan pada yang banyak interaksi tersebut.
  • Kita persempit iklan kita dengan menyasar ke UMUR yang paling banyak interaksi. Dengan melihat di report adset bagian atas dengan memilih Kolomnya Interaksi dan Rincian adalah Usia dan Jenis Kelamin, kita akan tau mana range umur yang interaksinya bagus. Contoh hasilnya seperti gambar dibawah ini :
  • Untuk mempelajari bagaimana pembacaan reportnya, bisa diliat di note ini -> http://bit.ly/2cc7Chu
  • Bisa jadi kita dapet beberapa range umur yang bagus interaksinya, maka kita bisa membuat beberapa iklan sesuai jumlah range umur yang bagus interaksinya tersebut.

Tahap 6 : Membuat Kolam Audience

  • Jika baju yang kita jual tidak ada link produknya, kita tidak ada data pixel yang bisa dikumpulkan dari iklan yang sudah kita jalankan.
  • Untuk membuat kolam Audience, selama ini digunakan iklan Click To Website yang menghasilkan pixel dari link yang kita iklankan. Nanti siapa yang mengklik link iklan kita, datanya tersimpan oleh FB dan bisa kita jadikan Custom Audience untuk data tersebut dan kita gunakan untuk menargetkannya pada iklan yang lain.
  • Tapi sekarang membuat kolam Audience, bisa juga dengan membuat iklan jenis Video (ini termasuk masih baru yang disediakan oleh FB). Dan ternyata, dengan menggunakan iklan jenis Video, kolam Audience yang dihasilkan lebih cepat dan lebih banyak, karena yang tercatat adalah berapa banyak audience unik yang melihat videonya.
  • Video tidaklah harus dalam bentuk video yang panjang yang sesuai dengan niche desain kita tapi juga kita bisa membuat video dengan menggunakan 3-7 slide gambar yang disatukan menjadi sebuah video dengan durasi tertentu yang bisa kita pilih.
  • Iklankan video tersebut dengan memilih objective Ads “Giring orang untuk menonton video anda

Tahap 7 : Membuat Custom Audience

  • Setelah mendapatkan kolam Audience, maka kita akan membuat Custom Audiencenya.
  • Jika kita ingin mengambil data audience dari kolam Audience yang dihasilkan dari link yang diklik oleh target, maka kita harus ambil audience berdasarkan nama link yang kita iklankan.
  • Jika kita ingin mengambil data audience dari kolam Audience yang dihasilkan dari Video yang kita iklankan, maka kita bisa mendapatkan Custom Audience berdasarkan durasi target menonton videonya, kita bisa menyimpan audience yang menonton video 25%, menonton video 50%, menonton video 75%, menonton video 95%, atau yang menonton video 10 detik, atau kita juga bisa membuat Custom Audience dengan menggabungkan semua pilihan audience-audience yang disediakan oleh FB.

Tahap 8 : Fokus Iklan ke Custom Audience

  • Dari Custom Audience yang dihasilkan, maka kita iklankan khusus ke audience tersebut dengan menggunakan objective Ads Website Conversion (WC) atau dalam bahasa Indonesianya “Tingkatkan konversi pada situs web anda”. Dengan iklan jenis ini, kita bisa mengetahui bagaimana konversi iklan kita, berapa banyak yg ngeliat konten, berapa banyak yang klik iklan, berapa banyak yg checkout (tekan tombol beli), atau berapa banyak sales yang dihasilkan.
  • Yang diiklankan bisa bentuk status untuk mengejar Engagement, bisa iklan Video, atau juga bisa iklan link langsung.
  • Pilihkan target konversinya itu yang melihat konten, ini agar kita menargetkan ke semua audience yang sudah melihat iklan kita sebelumnya.
  • Saran : baiknya hindari mengiklankan status iklan yang kita gunakan ketika akan membangun kolam pixel. Kenapa? Untuk menghindarkan kebosenan target dengan iklan yang itu-itu saja.
  • Buat iklan baru, dengan adcopy yang dibuat untuk mengingatkan audience jika dia belum melakukan pembelian, harap segera membeli. Contoh : Masih belum memutuskan untuk mempunyai kaos keren ini? Buruan diambil, tanggal XXXX penawaran akan berakhir !

Tahap 9 : Scale Up Audience

  • Terakhir yang dilakukan adalah Scale up Audience, untuk hal ini kita bisa melakukan beberapa hal.
  • Pertama, kita bisa gunakan Pemirsa Serupa atau istilah kerennya LLA (Look a Like Audience). Ini didapat pada menu Pemirsa / Audience. Nanti yang perlu dimasukkan Custom Audience asalnya, pilih negara yang dipilih, dan berapa persen LLA yang ingin kita buat, ada pilihan 1%, 2%, dan 5%.
  • Kedua, kita bisa melakukan scale up dengan menargetkan teman dari yang melike FP kita. Dengan target seperti ini, kita bisa mendapatkan audience yang bener2 serupa dengan yang melike FP kita. Karena teman-temannya bisa berasal dari sekolah yang sama, bisa dari satu tempat kerja, bisa juga dari satu hobby atau minat. Tinggal kita atur dibagian targetingnya seperti apa, disesuaikan dengan desain kaos yang kita jual.

Finally

Selesai sudah note kali ini, mudah2an apa yang saya tuliskan disini bisa dimengerti, dipahami, dan dipraktekkan oleh temen-temen.
Untuk tahap-tahapan ini, bisa dimodifikasi sesuai dengan apa yang temen-temen alami setelah menjalaninya. Improvement apapun bisa dilakukan disini. Saya hanya menjabarkan apa yang saya lakukan.
Oke segitu dulu ya… Sampe ketemu di note lainnya…
Boleh SHARE jika bermanfaat… Tag temennya biar baca-baca juga :3
sumur: https://www.facebook.com/notes/andi-ikhrom/split-test-di-fb-ads-untuk-kamu-yang-low-budget/952809258170739