Cara Mencari Target Orang Kaya Untuk Iklan Facebook. “Bagaimana menargetkan iklan ke orang-orang kaya?”…

Pertanyaan itu sering kali ditanyakan yang ikutan private dan om tante yang nginbox saya…Gimana ya caranya?…

.

Banyak yang jualan barang mahal kemudian mereka menargetkan orang-orang yang suka dengan ferrari, hermes dan lainnya…

Apa yang terjadi?…

Kebanyakan yang ngelike fanpage barang super mewah yang brandnya sudah terkenal itu adalah orang-orang biasa yang suka dan pengen bisa beli barang super mewah tersebut…

Banyak dari mereka ga akan melakukan pembelian ketika ditawarkan barang super mewah / sangat mahal (mereka hanya suka dan berangan-angan saja)…

So apa yang harus dilakukan agar targetnya tepat ke orang-orang yang benar-benar kaya dan berminat melakukan pembelian?…

Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah mempelajari kebiasaan dari orang-orang kaya tersebut, cari tau apa kesukaannya, dimana mereka berada, apa pekerjaannya dan lain-lainnya dengan tepat…

Contoh…

Yang interest ke pesawat garuda Indonesia adalah orang-orang yang benar-benar kaya?…Belum tentu…

How about Virgin Atlantic or Etihad Airways?…

.

Yang interest ke Golf dan pemain golf terkenal adalah orang-orang yang punya duit super banyak?…Belum tentu juga…

Coba interestnya ke merek alat dan perlengkapan golfnya atau bisa juga ke nama tempat main golf itu (jadi hanya yang sering atau doyan main Golf doank yang bakal jadi targetnya)…Will it be nice?…Sure!…

.

Contoh lagi…

Untuk nargetin orang-orang kaya di Indonesia isi job nya ke direktur, CEO, founder…Benarkah?…

Cara ini bisa dibilang salah satu cara yang paling sesat jika digunakan untuk targeting Indonesia…

Kita tau kan saat ini banyak sekali yang job titlenya Direktur cinta selalu ama kamu, CEO Aku Pada mu, Founder Atas Bawah Enak dan job job ga jelas seperti itu lainnya…Mau iklannya ke target yang gitu? haha…

Coba langsung tambahkan nama perusahaannya di job title itu atau cari job title yang benar-benar real (tempat orang kaya kerja / nyari duit)…Biasanya hasilnya akan lebih ok…

.

Contoh terakhir…

Dimana orang-orang kaya itu berada?…

Apakah benar orang-orang Indonesia yang di Jakarta benar-benar kaya dan mau melakukan pembelian untuk barang mewah yang ditawarkan?…Belum tentu juga…

Saya pernah mencoba menawarkan sesuatu yang sangat sangat mahal melalui iklan fb…

Yang pertama saya coba saat itu adalah menargetkan orang-orang di Jakarta khususnya Pondok Indah…

Apa yang terjadi?…No sales!!!…

Yang ada cuma debat di komentar posting iklannya, curhatan ga punya duit tapi pengen beli, minta diskon yang bikin sakit hati dan lain-lainnya yang bikin mumet…

Setelah saya analisa ternyata…”SANGAT BANYAK YANG NGAKU TINGGAL DI PONDOK INDAH”…Ya sangat banyak pengguna facebook Indonesia yang ngaku tinggal di pondok indah…Mungkin biar terlihat keren dan dikira kaya kali ya haha…

.

Apa yang saya lakukan selanjutnya?…

Selanjutnya saya coba menargetkan iklan ke orang-orang yang Indonesia yang kesukaannya hanya sedikit saja yang tau, orang-orang Indonesia yang tinggal di luar negeri, orang-orang Indonesia yang baru pulang ke Indonesia, orang-orang Indonesia yang kerjaannya jalan-jalan mulu ke luar negeri dan ke orang asing yang sedang berada di Indonesia dan benar-benar cocok untuk produk tersebut…

Setelah iklannya jalan beberapa hari, memang iklannya tidak terlalu bagus activity / engagmentnya (ga banyak komen dan like)…Namun dari 3 – 5 invite, ada 1 orang yang melakukan pembelian…So bisa dibilang konversinya super mantap hehe…

.
.
.

Study case selanjutnya…

Ada seorang teman yang datang ke rumah saya dan kemudian bilang…”Kang iklan saya performanya turun”…

Setelah saya lihat ternyata iklan tersebut targetingnya terlalu general seperti nargetkan ke married only as detail interest, 3G connection dan targeting yang super general lainnya…

Saya kemudian ngasi tau temen saya itu agar targetingnya diganti ke orang-orang yang suka produknya itu saja, jangan nargetin yang lainnya…Maksimal potential reach sekian, minimumnya sekian dan contentnya perbaiki agar kata-kata iklannya sesuai dengan calon customer yang ditargetkan…

Sekarang saya perhatikan iklan teman saya itu performanya naik lagi (sepertinya tiap hari dapat sales lumayan)…

.

Perlu diketahui…

Iklan yang terlalu general dan menggunakan daily budget yang tinggi memang pada awalnya akan bagus. Namun semakin lama iklan itu jalan, performanya akan semakin berkurang dan akan semakin berkurang lagi nantinya…

Apalagi ketika ada lawan yang pakai budget lebih gede…Biasanya iklannya akan kelibas dan akan diberikan “similar / random user” oleh facebook…Akhirnya yang tadinya konversinya bagus akan berubah jadi tempat curhatan customer ga jelas dan jadi ladang spammers yang doyan ngiklan di iklan orang lain hehe…

“Iklan general biasanya hanya digunakan untuk menganalisa atau melakukan split test targeting selanjutnya (mencari data kesukaan, kebiasaan, job, tempat tinggal dan lainnya)…Ketika sudah dapat, maka targeting itu lah yang akan selalu digunakan dan budgetnya super high (Crazy scale up)”…

.
.
.

Memang untuk menemukan targeting yang benar-benar tepat itu ga mudah…Tapi itu harus kita lakukan agar bisa dapat hasil sangat-sangat memuaskan…

.

Kata istri saya ketika nanya ke saya…

“Pap aku tau sekarang…Iklan facebook itu seperti SPG, kalau dari Google kaya’ toko…SPG kan nawarin barang ke orang-orang dan orang-orang itu belum tentu mau…Kalau orang yang datang dari Google mereka dah pengen beli…Bener ya pap?”…

.

Nah jika yang ngiklan di facebook ini ibaratnya SPG, maka jadilah SPG yang benar-benar smart…Jangan cuma jadi SPG yang cuma cantik doank (modal iklan ada tapi cara promonya asal-asalan)…

Pelajari terlebih dahulu bagaimana calon customer yang kita targetkan itu dan lihat gerak geriknya…

Kalau dirasa cocok, siapkan kata-kata yang paling ok (ads content yang mantap), siapkan jawaban-jawaban mesra dari pertanyaannya (cara closing yang ampuh), lalu mulai rayuannya (iklan facebooknya)…Setelah itu mainkan juga body language nya ketika melihat banyak customer yang berminat (scale up)…

SPG atau pengiklan yang seperti itu biasanya akan membuat banyak calon customer buru-buru pengen bilang…”Dah aku transfer ya sis…Ini bukti transfernya”…

Ya mudah-mudahan kata-kata yang paling ditunggu itu akan selalu hadir nantinya hehe…Silahkan dicoba…

.

Sip gitu aja ya om tante…Semoga bermanfaat…

sumur: https://www.facebook.com/yasirli/posts/1244992425563337